Cerita Hero Huskar Dota 2

Huskar adalah sosok hero gagah berani di Dota 2 yang memakai darahnya sendiri untuk menggunakan kekuatannya. Bagaimanakah kisahnya sehingga ia mempunyai kekuatan itu? Yuk simak cerita hero Dota 2 Huskar berikut ini!

Dalam Dota 2 Huskar memiliki kekuatan yang dapat membuat tombaknya menjadi api serta menggunakan tubuhnya sendiri untuk menghancurkan musuhnya. Semua kekuatannya tersebut tidak memakai mana tapi menggunakan darah/hp miliknya sendiri. Lore kali ini akan membahas mengapa Huskar bisa mendapatkan kekuatan tersebut!

Perang merupakan landasan untuk peradaban, perang menjadikan beberapa negara yang menang menjadi kaya dan yang kalah menjadi hancur. Orang bijak selalu berpikir elemen apa yang paling penting di sebuah peperangan.

Beberapa dari mereka berpendapat bahwa taktik dan strategi menjadi hal yang sangat penting, yang lainnya berpendapat bahwa jumlah dan kekuatan pasukan yang lebih penting. Ada juga yang menganggap bahwa penipuan/kelicikan dan pengkhianatan merupakan cara yang lebih mudah untuk memperoleh kemenangan. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa keberuntungan lah yang menjadi poin penting dalam hasil peperangan itu sendiri.

Namun, banyak suku dan ras menganggap bahwa kemenangan dapat diperoleh dengan semangat juang yang tinggi dari prajurit dan penaklukan suatu daerah dapat dicapai dengan keyakinan dan loyalitas dari prajurit. Kepercayaan tersebut juga dianut oleh masyarakat suku Dezun. Sebuah suku yang aneh yang dapat menyatukan tradisi kesukuan dan dapat memanfaatkan energi mistik yang ada di Nothl Realm.

Yang dulunya mereka merupakan suku yang terpisah-pisah tetapi kini telah bersatu dan diperintah langsung oleh para tetua. Setelah menyatukan banyak suku, mereka mulai berencana untuk menguasai daerah disekitar mereka, mereka dikuasai oleh nafsu untuk akan kekuasaan dan keserakahan.

Tidak ada harga yang terlalu kecil atas nama kemenangan. Untuk ini, mereka membutuhkan prajurit yang tak kenal takut dan haus darah, suku Dezun sendiri memiliki banyak orang yang seperti itu. Tetapi ada satu orang yang paling mencolok diantara para prajurit ganas tersebut, ia adalah Huskar.

Huskar selalu tahu bahwa dirinya lahir untuk mati dalam perang. Dalam setiap peperangan, ia selalu maju sendirian di garis depan dan membunuh semua musuh yang menghalangi jalannya, ia tidak pernah takut akan kematian.

Huskar hanya memikirkan bahwa ia akan mendapatkan tempat disisi para dewa di Nothl Realm saat ia mati nanti. Beruntungnya hari yang ia tunggu-tunggu telah tiba, hari itu merupakan saat ia menyerang di pemukiman musuh yang berada disebelah daerah kekuasaan sukunya.

Setelah menghabisi banyak musuh, Huskar akhirnya dikalahkan oleh 7 pikemen yang menusuknya menggunakan tombak dari segala arah hingga akhirnya membuat Huskar tidak dapat bergerak. Darahnya pun mengalir keluar dari dalam tubuhnya, ia bernafas lega dan ia pun tersenyum bersamaan dengan matahari menyinari wajahnya yang penuh darah.

Huskar pun akhirnya berada di akhirat Nothl Realm. Tujuan dari hidupnya telah terpenuhi dan saatnya ia untuk beristirahat dengan tenang. Sayangnya, kebahagiaan ini tidak berlangsung lama. Setelah kabar bahwa Huskar telah mati mencapai para tetua, mereka pun mengambil langkah untuk mendapatkan kembali aset berharga mereka. Mereka pun memerintahkan Dazzle, the Shadow Priest untuk menghidupkan kembali Huskar, agar ia sekali lagi dapat melayani para tetua.

Dazzle dengan senang menerima permintaan tersebut dan melaksanakannya dengan sangat sempurna. Setelah dengan sangat hati-hati mengadakan ritual, Dazzle akhirnya melafalkan mantra miliknya untuk membangkitkan kembali sang prajurit gagah berani dari tempat peristirahatan terakhirnya menuju dunia nyata.

Huskar benar-benar telah kembali ke dunia, tetapi ada yang berbeda darinya. Setelah menghabiskan beberapa waktu di Nothl Realm, ia membawa sesuatu dari sana bersamanya. Tubuhnya mengalami sakit yang luar biasa, tetapi kesakitan tersebut membuat tubuhnya berubah. Kini Huskar dapat menggunakan darahnya sendiri untuk memperkuat dirinya dalam peperangan.

Akhirnya, ia menjadi sangat kuat dari sebelumnya, Dazzle dan para tetua pun senang karena Huskar menjadi lebih kuat dari perkiraan mereka. Huskar pun geram dengan pemikiran mereka. Hak lahirnya telah dirampas dari dirinya dan ia tidak dapat lagi bersama para dewa.

Para tetua pun mulai merencanakan sesuatu yang licik untuk serangan mereka selanjutnya, mereka berencana memakai Huskar untuk memainkan peran penting dalam rencana mereka. Tetapi Huskar menolak perintah mereka, ia membenci para tetua dan Dazzle karena telah merampas kebahagiaan miliknya. Huskar pun berkelana mencari suatu alasan yang layak untuk menggunakan kekuatan baru miliknya dan ia juga mencari teman baru yang dapat bertarung bersamanya dalam perang suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *