Game Dark Souls 3 Online

Dark Souls III masih merupakan sebuah game dengan cerita yang tidak bisa dijelaskan dengan pasti. Semua orang memiliki versi ceritanya masing-masing. Dalam Dark Souls III kamu adalah seseorang yang sudah mati yang disebut Unkindled. Ketika kamu dibangkitkan dari kubur, kamu ditugaskan untuk mengembalikan (lebih tepatnya merebut) tahta dari lima Lord of Cinder.

Sama seperti seri Souls sebelumnya (maupun Bloodborne), kisah dalam Dark Souls III diceritakan dengan menggunakan lingkungan dan barang sebagai medium penceritaan. Kisah-kisah kecil serta berbagai detail dunia bisa kamu ketahui lewat deskripsi barang dan penggambaran lingkungan yang kamu temui. Tapi, itu bukan berarti dua hal tersebut akan menjelaskan sepenuhnya tentang apa yang terjadi.

Hidetaka Miyazaki selaku pengarah game seakan-akan ingin para pemain seri Souls untuk menebak sendiri apa yang sebenarnya terjadi dalam game ini dengan memberikan cerita dengan sesamar mungkin. Hal ini saya rasa cukup positif dan justru membangkitkan diskusi-diskusi menarik dari para pemain yang sudah memainkan Dark Souls III.

Cerita yang ada di dalam Dark Souls III memang penuh dengan ketidakjelasan seperti seri sebelumnya, namun saya rasa hal tersebut tidak akan seratus persen kamu hiraukan. Ini dikarenakan kamu akan jauh lebih terekspos dengan gameplay yang bisa membuat seseorang melepaskan controller dan mengumpat di depan layar.

Pemain lama seri Dark Souls seharusnya tidak perlu banyak beradaptasi dengan apa yang ditawarkan dalam Dark Souls III. Untuk yang belum tahu, Dark Souls III merupakan action RPG dengan gerakan yang “berat” serta memerlukan timing yang tepat.

Setiap kali kamu melakukan gerakan seperti menebas atau menghindar, maka kamu akan menggunakan sebagian dari meteran stamina yang kamu punya. Jika staminamu habis, maka kamu harus bergerak ke tempat yang aman atau berdiam sesaat untuk bisa memulihkannya kembali.

Dengan demikian, gerakan yang akan kamu lakukan cukup terbatas dan kamu dituntut untuk bisa melakukan aksi apapun dengan seefisien mungkin. Namun, efisien saja tidak akan cukup karena kamu juga dituntut memiliki kesadaran spasial yang baik. Tidak jarang akan ada musuh atau jurang di tempat tujuanmu menghindar.

Kembali lagi ke kata kunci “berat”, segala sesuatu yang kamu lakukan di sini akan terasa lambat dan hal itu bukan tanpa alasan. Seri Souls selalu berusaha membuatmu terasa sangat lemah ketika melakukan sesuatu.

Oleh karenanya, kamu dituntut untuk bisa memperhitungkan kapan waktu untuk melaksanakan berbagai aksi setepat mungkin. Permainan terasa menjadi sebuah game survival action yang membutuhkan level permainan tinggi dengan toleransi kesalahan yang kecil. Sulit? Tentu saja, tapi bukan berarti tidak bisa dikuasai. Demi mencapai tingkat keahlian yang dibutuhkan tersebut, kamu akan sering sekali bertemu dengan kematian. Ya, sangat sering.